Dianggap Cemarkan Nama Baik, Wartawan di Indramayu Diancam Dibunuh?

DIANGGAP telah mencemarkan nama baik salah seorang pemangku proyek melalui pemberitaan, seorang wartawan di Indramayu diancam dibunuh.

Rastim, wartawan Kabar Pantura Online wilayah liputan Kabupaten Indramayu diancam kontraktor SDK lantaran sebelumnya menulis berita terkait proyek irigasi pada Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).

Dalam berita tersebut Rastim menulis bahwa proyek di Desa Sumbermulya Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu itu pengerjaannya asal-asalan. Hal ini tentu saja memicu kemarahan SDK selaku pemangku proyek.

Atas berita tersebut, SDK pun meminta hak jawab dan klarifikasi dengan cara menghubungi Rastim dan mengajak bertemu. Namun apa yang terjadi, setelah bertemu, bukan klarifikasi tapi justru yang terjadi keributan.

Pengakuan Rastim kepada sejumlah wartawan, Senin (14/9/20) dirinya juga diancam akan dibunuh. “SDK membawa golok dan mengacungkannya ke arah saya (kepala-red.), serta mengancam akan membunuh,” kata Rastim.

Beruntung, sejumlah anak buah SDK melerai dan memintanya meninggalkan tempat itu. “Sudah saya laporkan ke Polres Indramayu. Kita tunggu saja proses hukumnya,” ujar Rastim. BN01/Robi – Indramayu

 

Cybertroop Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kapolda Jateng: "Pilkada Jateng 2020 Kami Prioritas Pencegahan Penyebaran Covid-19"

Sel Sep 15 , 2020
DIANGGAP telah mencemarkan nama baik salah seorang pemangku proyek melalui pemberitaan, seorang wartawan di Indramayu diancam dibunuh. Rastim, wartawan Kabar Pantura Online wilayah liputan Kabupaten Indramayu diancam kontraktor SDK lantaran sebelumnya menulis berita terkait proyek irigasi pada Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Dalam berita tersebut Rastim menulis […]