Ditetapkan Tersangka Terkait Korupsi, Kades Kuripan I Dinonaktifkan

Setelah ditetapkan tersangka oleh Polres OKU Selatan, Kepala Desa (Kades) Kuripan I, Kecamatan Tiga Dihaji, Firman Bin Harsono dinonaktifkan sementara dari jabatannya sebagai Kades periode 2019 s/d 2025 di periode kedua, guna memperlancar penyidikin terkait kasus dugaan korupsi fasilitas lapangan olah raga (bola).

Dengan kata lain, memfokuskan kembali Anggaran Kemenpora tahun 2015 (Refucusing)di Desa kuripan satu kecamatan Tiga Dihaji.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Juproni S.pd,M,Si saat dikonfirmasi Via handphone Sabtu (15/2/2020) membenarkan penonaktifan Kepala Desa Kuripan I berdasarkan Surat Keputasan Bupati OKU Selatan Bupati OKU Selatan, Popo Ali MB. Commerce Nomor 142/KPTS/DPMPD/2020.

Ini menindaklanjuti surat Kapolres OKU Selatan Nomor B./25/1/2020 Reskrim tanggal 15 Januari 2020 terhadap Kepala Desa Kuripan I yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres OKU Selatan.

Berdasarkan ketentuan pasal 60 Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 1 tahun 2015 tentang pemilihan, pengesahan dan pengangkatan dan pemberhentian kepala desa, Kepala Desa dapat diberhentikan sementara oleh Bupati karena ditetapkan sebagai tersangka dalam tindak pidana korupsi terorisme, makar, atau terhadap keamanan negara.

“Untuk melaksanakan sebagaimana dimaksud pada huruf A dan B perlu menetapkan keputusan Bupati tentang pemberhentian sementara Kepala Desa yang dimaksud melalui keputusan Bupati” kata Zainal Arifin kepada wartawan.

Apabila Kepala Desa Kuripan I terbukti bersalah dan telah punya kekuatan hukum tetap (inkrah) oleh majelis hakim, maka jabatannya sebagai Kepala Desa akan diberhentikan secara permanen oleh Bupati OKU Selatan.

Surat keputusan Bupati ini sifatnya masih sementara sambil menunggu keputusan Inkrah. Sementara untuk menjalankan roda pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat Desa Kuripan I akan dijabat oleh Sekretaris Desa.

“Selanjutnnya jika Keputusan Pengadilan yang bersangkutan tidak terbukti bersalah, atau bebas murni, maka Jabatan Kepala Desa akan dikukuhkan kembali kepada Firman,” ungkap Juproni S.Pd, M.Si

“Pemerintah tidak akan main main untuk bertindak sesuai dengan aturan yang ada, bila Kepala Desa atau siapapun yang telah menyalahgunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi dan golongan,” tegasnya. MISYADIN

Cybertroop Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Aksi Damai SAVE BABI Jangan Dipolitisir

Sen Feb 17 , 2020
Setelah ditetapkan tersangka oleh Polres OKU Selatan, Kepala Desa (Kades) Kuripan I, Kecamatan Tiga Dihaji, Firman Bin Harsono dinonaktifkan sementara dari jabatannya sebagai Kades periode 2019 s/d 2025 di periode kedua, guna memperlancar penyidikin terkait kasus dugaan korupsi fasilitas lapangan olah raga (bola). Dengan kata lain, memfokuskan kembali Anggaran Kemenpora tahun […]