Pekerjaan Jalan Bukit Indah Oleh CV Tanjung Prima Perkasa Tak Sesuai RAB

Peningkatan Jalan Bukit Indah di Kampung Marancang Ilir, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau Kalimantan Timur, ada indikasi telah menimbulkan kerugian keuangan negara karena tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB). Pasalnya ada beberapa Item yang tidak dikerjakan.

Menurut keterangan warga bernama Rizal yang ditemui awak media ini di lokasi proyek, jika mengacu pada RAB) ada beberapa Item yang tidak diadakan oleh CV Tanjung Prima Perkasa selaku kontraktor, seperti, batu pecah 1/2, batu pecah 1/1 dikunci abu batu, pelaburan aspal 1 L/m2 dan tidak memiliki izin galian C.

“Dari 4 item yang tidak dilakukan CV Tanjung Prima Perkasa sangat berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara,” kata Rizal.

Rizal mengungkapkan, besarnya dana yang digelontorkan pemerintah hanya untuk mendanai jalan sepanjang 2 330 meter sebesar Rp 9.591.013.508.20 terlihat sangat fantastik.

Namun sangat disayangkan proyek yang mulai dikerjakan pada 20 Mei 2019 selesai 16 Oktober 2019 dengan pendanaan yang begitu besar ini belum sampai 5 bulan sudah terjadi retak retak di beberapa titik.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Bidang Preservasi jalan wilayah 1(luar kota) Hendry Kusuma, ST, ketika dikonfirmasi hal ini mengatakan, pihaknya telah meneliti kultur dan struktur kekuatan tanah di Jalan Bukit Indah sudah cukup padat.

“Jadi pada hemat kami tidak dibutuhkan lagi pondasi yang disebut Burda, namun kami menambah volume pekerjaan panjang 30 meter. Kalau masalah izin Galian C itu bukan urusan kami, tapi itu urusan penyedia jasa,” ungkapnya. Andi – Berau

Cybertroop Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bupati OKU Tinjau Proses Pembangunan Jembatan di Kecamatan Lubuk Batang

Jum Jan 31 , 2020
Peningkatan Jalan Bukit Indah di Kampung Marancang Ilir, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau Kalimantan Timur, ada indikasi telah menimbulkan kerugian keuangan negara karena tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB). Pasalnya ada beberapa Item yang tidak dikerjakan. Menurut keterangan warga bernama Rizal yang ditemui awak media ini di lokasi proyek, […]