Peringati HAN 2019, Satlantas Polres Tangerang Selatan Kenalkan Tertib Lalu Lintas ke Pelajar

Ada pemandangan berbeda di Sekolah Tunas Indonesia, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan. Para siswa-siswi di sekolah tersebut dihibur Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Tangerang Selatan.

Petugas Kepolisian ini mengajak para pelajar di Sekolah Tunas Indonesia dalam permainan edukasi berupa ular tangga tertib lalu lintas. Hiburan tersebut diadakan dalam meramaikan Hari Anak Nasional (HAN) 2019.

Kasat Lantas Polres Kota Tangsel, AKP Lalu Hedwin Anggara menerangkan, hingga pertengahan tahun 2019 ini, jumlah pelanggar lalu lintas di Kota Tangerang Selatan didominasi oleh anak-anak.

Selain itu, anak usia 10 hingga 17 tahun kata AKP Lalu, juga paling banyak mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Tangsel.

“Pelanggaran lalu lintas oleh pengendara anak, terutama anak yang mengemudikan sepeda motor tanpa SIM. Mereka pakai helm, tapi secara usia dan psikologis sebenarnya mereka belum cukup, sehingga kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Kami dapati anak-anak usia 10 sampai 17 tahun paling banyak mengalami kecelakaan lalu lintas, terutama anak pengemudi sepeda motor,” kata AKP Lalu, Selasa (23/7/2019).

Dalam peringatan HAN kali ini, Satlantas Polresta Tangsel, berupaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada anak-anak, untuk selalu tertib berlalu lintas.

“Dengan menanamkan nilai-nilai keselamatan berlalu lintas kepada anak, sejak dini. Pengetahuan tersebut bisa terpatri hingga mereka dewasa. Anak juga bisa mengingatkan para orang tua mereka berlalu lintas dengan tertib, karena anak yang mengetahui mengenai suatu hal pasti akan cerewet kalau ada orang terdekatnya yang melakukan pelanggaran,” ucap AKP Lalu.

AKP Lalu menyebutkan, permainan ular tangga tertib lalu lintas bersifat edukatif. Selain bernilai hiburan dan olahraga.

“Permainan ular tangga tertib lalu lintas ini bisa digunakan untuk hiburan, olahraga, dan nilai edukasi untuk tertib lalu lintas. Kami (Kepolisian) ingin menjadi sahabat anak. Menghilangkan rasa ketakutan anak-anak terhadap Kepolisian,” tandasAKP Lalu.

Sementara Kepala Sekolah SD Tunas Indonesia, Ade Rosma Manalu, mengaku senang dengan kegiatan edukasi yang diselenggarakan Sat Lantas Polresta Tangsel di HAN kali ini.

“Kami senang, anak-anak kami dilibatkan anak-anak juga senang dengan game yang diberikan. Apalagi game ini memberi dampak sosial dan psikologi anak yang baik, anak jadi tidak hanya main gadget. Anak juga menjadi tahu aturan lalu lintas, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *