Polres OKU Door Kaki Dua Raja Begal Bersenpi dengan 11 Kasus Curas

POLRES OKU berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan (curas) dengan mengamankan kedua pelaku begal motor, yakni Alfa Mocil (19), warga Desa Tangsi, Kecamatan Tangsi, Kabupaten Muara Enim dan Erlan Adi Saputra (29), warga Desa Talang Padang, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan.

Dalam kasus ini, kedus pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Curas. Kedua pria yang berprofesi sebagai buruh serabutan ini ditangkap Polsek Lubuk Batang berdasarkan laporan Elita Pratiwi (23), Honorer Puskesmas Lubuk Batang, warga Dusun I, Desa Merbau, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU dengan bukti Laporan Polisi: LP- B : 17/VIII/2019/Sumsel/Res OKU/Sek LB Batang, 21 Agustus 2019, lantran telah menjadi korban pembegalan oleh kedua pelaku.

Diketahui juga sebelumnya kedua pelaku tercatat memiliki 11 kasus 365 yang sempat menghebohkan masyarakat OKU lantaran aksinya membegal seorang wanita istri dari Kepala Desa Suka Maju, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten OKU. Korban kehilangan satu unit motor Yamaha N Max akibat dibegal pelaku di jalan ketika hendak pulang menuju rumahnya dari arah Kota Baturaja, tepatnya di Desa Laya, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU. Hal ini diungkapkan Kapolres OKU AKBP Dra. NK Widayana Sulandari saat menggelar press release ungkap kasus di halaman Mapolres OKU, Senin (9/9/19).

Ia menyampaikan, saat kejadian pembegalan terhadap korban Elita Pratiwi, pegawai Honorer Puskesmas Lubuk Batang, Rabu (21/08/2019) sekira jam 07.00 Wib dengan TKP Jl. Lintas Baturaja – Prabumulih, atau dekat Pintu KUD Minanga Ogan, Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU.

“Kronologis kejadian, pada saat itu korban ketika hendak pergi kerja ke Puskesmas Lubuk Batang menggunakan sepeda motor matic jenis Yamaha Mio, tiba-tiba datang 2 orang pelaku memakai penutup kepala (helm) menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX langsung memepet korban, sambil masing-masing mengancungkan senjata api dan sajam jenis pisau. Kemudian karna merasa takut korban pun menghentikan laju kendaraannya, lalu kedua pelaku langsung memaksa korban untuk menyerahkan sepeda motor milik korban,” terang Kapolres.

Dijelaskannya, selain mengambil sepeda motor korban, kedua pelaku juga merampas tas korban yang berisikan dompet, STNK, Kartu Alumni, Kartu ATM BRI dan buku tabungan, 1 buah Handphone Merk OPPO F5. Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri ke arah kota Baturaja. Atas kejadian tersebut korban yang mengalami kerugian sekitar kurang lebih Rp. 22 juta langsung melaporkan kejadian naas yang menimpanya ke Mapolsek Lubuk Batang.

Setelah menerima laporan korban, tim resmob Kanit Res Lubuk Batang langsung melakukan penyelidikan intensif. Akhirnya diketahui bahwa pelaku berada di seputaran wilayah Timbangan Kabupaten Ogan Ilir. “Dengan adanya hasil lidik tersebut anggota kita di Polsek Lubuk Batang langsung melakukan koordinasi dengan Kasat Reskrim Polres OKU guna melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap kedua pelaku. Mengingat pelaku juga merupakan DPO kasus Tindak Pidana diwilayah hukum Polres OKU, di antaranya pembegalan terhadap istri Kades Suka Maju ,”ujar Kapolres.

Lebih dalam disampaikannya, setelah Polsek Lubuk Batang melakukan koordinasi dengan Satreskrim Polres OKU, pada Rabu (4/9/2019) sekira jam 04.30 Wib, anggota Unit Reskrim Polsek Lubuk Batang yang dipimpin langsung Kapolsek Lubuk Batang AKP Ujang Abdul Azis bersama Kanitres Lubuk Batang Ipda Thomson Angka Wibawa, SH, diback-up Unit Resmob Sat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan Kasatreskrim Polres OKU melakukan pengejaran dan penangkapan saat pelaku sedang berada di kontrakannya di daerah Timbangan Ogan Ilir sedang dalam keadaan tertidur.

“Daat kedua pelaku sedang tertidur anggota langsung melakukan penggerebekan terhadap pelaku tanpa ada perlawanan. Kemudian kedua pelaku yang mengakui perbuatannya ketika digeledah didapati barang bukti (BB) berupa 1 buah Handphone merk OPPO jenis F5 milik korban, 1 pucuk senjata api laras pendek jenis revolver dengan amunisi 5 butir dan 1 unit sepeda motor merk Yamaha Vixion warna hitam tanpa plat dan kelengkapan surat menyurat,” ucapnya.

Namun, sambung Kapolres, pada saat dilakukan pengembang mencari barang bukti sepeda motor milik korban, kedua pelaku sempat melawan dan hendak melarikan diri sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kanan kedua pelaku. “Setelah kita lakukan perawatan medis atas luka tembakan, kemudian kedua pelaku langsung kita bawa ke Mapolres untuk kembali dilakukan pengembangan lebih lanjut dan mempertanggung jawabkan perbuatannya,” pungkas Kapolres OKU.

Dari penangkapan kedua pelaku, pihak Polres OKU berhasil mengamankan beberapa BB berupa 1 buah kotak HP merk OPPO F5, 1 buah HP merk OPPO warna emas tipe F5, 1 buah senpira laras pendek jenis revolver 5 silinder beserta 5 butir amunisi jenis SS1, 1 unit Sepeda Motor jenis Yamaha Vixion warna hitam tanpa plat dan 1 unit sepeda motor N Max warna merah milik korban istri Kades Suka Maju juga 2 buah helm diduga dipakai saat beraksi. Suryadi-OKU

Dikirim oleh Femylia Larassati Yuswansyah pada Minggu, 08 September 2019

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *