Profil Media Buser Nusantara

MEDIA COUNTER HOAX – BUSER NUSANTARA atau yang dikenal dengan sebutan MCH BN atau MBN terlahir dari situasi dan kondisi masyarakat Bangsa yang saat ini benar-benar sangat membutuhkan pemberitaan yang adil dan berimbang. Banyaknya pemberitaan hoax (palsu) yang saat ini marak beredar, khususnya di media sosial dan internet, adalah salah satu faktor yang mendorong media ini terlahir.

Terbit 16 halaman dalam bentuk tabloid pada 1 Agustus 2017, seiring waktu berjalan pada 20 Oktober 2017 media ini berevolusi menjadi sebuah media dalam bentuk tabloid dan format “Media Counter Hoax”, dengan slogan/motto “Cepat Tepat Akurat” diterbitkan oleh CV. Buser Nusantara Production. Kemudian pada Februari 2019 mengganti perusahaan penerbit dengan Perseroan Terbatas dengan nama PT. Media Yusra Mandiri.

Dengan dipelopori para jurnalis senior yang telah malang melintang di pers dan ahli teknologi dan informatika yang selama ini banyak membantu Polri dan masyarakat yang selama ini sangat prihatin melihat perkembangan media (sosial-red.), MCH BN hadir sebagai media penegakan supremasi hukum dan memposisikan diri sebagai media counter opini guna membentuk opini positif yang layak untuk dikonsumsi masyarakat.

Adapun para pelopor dan pendiri dari media MCH BN di antaranya:

  • Luky Yamsah mewakili Pers, wartawan senior dan mantan Pemimpin Redaksi Napza News
  • Edy Usman mewakili Tenaga Ahli Teknologi dan Informatika dari Centerpoint Group yang juga Pemimpin Redaksi Media Kompol dan Wapemred Nusantara News dan tenaga pengajar Jurnalistik di Kepolisian.
  • Diansyah Putra Gumay, SE, M.Kom, MM, seorang profesional muda yang menjadi tenaga dan ahli Tekhnologi dan Informatika (pakar IT) Polda Metro Jaya dari Centerpoint Group yang saat ini juga memimpin Lembaga Adat Tatar Sunda.

Meski demikian, sebagai sosial kontrol kami juga tetap konsisten dalam menjalankan tugas dan fungsi kami dalam mengabarkan informasi yang sesuai dengan fakta yang didapat. Dalam hal ini seputar pelanggaran hukum yang terjadi di masyarakat, seperti pekat (penyakit masyarakat) yang selama ini sudah mendarah daging dalam kehidupan masyarakat, tak terkecuali yang terjadi dalam lingkungan perangkat Negara sendiri, pemberantasan perjudian, praktek pungli (pungutan liar) bahkan yang selama ini juga terjadi dalam tubuh lembaga pemerintahan dan penegak hukum sendiri.

Berdasarkan keprihatinan tersebut, MCH BN sebagai bagian dari sosial kontrol sepakat dan bertekad membantu program program pemerintah dan para penegak hukum melalui jalur publikasi, serta membuka ruang kepada berbagai lembaga/instansi/ormas dllnya, menjalin kemitraan untuk bersama-sama membangun pemberitaan yang positif.