Simpang Siur Berita Meninggalnya Fathir di Medsos, Ini Kronologisnya

BERITA simpang siur di medsos (media sosial) tentang seorang anak yang diduga meninggal karena sakit di daerah Pondok Melati, Kota Bekasi mulai sedikit ada titik terang. Sejak Jum’at (30/08/2019) lalu, sekira pukul 18.00 Wib, di kediaman Nurdana, warga RT 04/05, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede AKP Supriyanto mencari keterangan para saksi perihal meninggalnya anak bernama Fathir (6) tersebut.

Dua orang saksi, di antaranya Suparno (42) dan Nurdana (42), warga Pondok Melati, RT 04/05, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi kepada polisi menjelaskan kronologis kejadian meninggalnya korban.

Kejadian diketahui berawal pada Jum’at (30/08/2019) sekira pukul 17.30 Wib saat Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi mendapatkan laporan dari warga perihal adanya seorang anak yang meninggal karena berkelahi dengan temannya.

Kemudian pada pukul 18.00 Wib, piket fungsi pimpinan, Kanit Reskrim AKP Supriyanto mendatangi kediaman korban untuk mencari keterangan saksi yang merupakan tetangga korban. Menurut keterangan saksi pertama, pada siang hari (27/08/2019) itu korban dibawa oleh keluarganya ke RS Polri, setelah sebelumnya terjatuh dan kemudian kejang-kejang.

Selanjutnya, korban dirawat selama lebih kurang 3 hari di rumah sakit dan meninggal pada Jum’at (30/ 8/2019) sekitar pukul 13.00 Wib di rumah sakit. Kemudian jenazah korban dibawa ke rumah kerabat dan langsung dibawa ke kampung halamannya di Majalengka.

Kabar terakhir, Kanit Reskrim AKP Supriyanto mengkonfirmasikan hal ini RS Polri Kramat Jati untuk mencari keterangan dari diagnosis dokter perihal penyebab kematian korban. Bahkan keterangan dari pihak keluarga korban juga belum bisa didapat karena korban sudah berada di kampung halamannya di Majalengka dan telah dimakamkan. ED/BAHTIAR – BEKASI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *