Surat Putusan MA, PTP. Mitra Ogan Diminta Bayar Ganti Rugi Lahan Warga Rp. 6,7 M

Di hadapan puluhan warga Peninjauan, Pengadilan Negeri (PN) Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menggelar pembacaan hasil keputusan Sita Eksekusi (Excutorial Beslag) Mahkamah Agung RI, bertempat di PPT. Mitra Ogan Desa Karang Dapo, Kecamatan Peninjaun, Kabupaten OKU, Kamis (05/09/19).

Keputusan yang disampaikan melalui Juru Sita PN Baturaja, Ahmad Sulaiman, SH didampingi Panmud Perdata Dra H. Rosanah MH dan Panitera Abunawas SH, MH itu disambut antusias oleh warga setempat. Isinya tentang Perkara Perdata sengketa lahan dengan Nomor: 13/Pdt.G/2005/PN Baturaja, antara M. Rosad Bin Roip dan kawan-kawan sebagai para pemohon Ekskusi melawan 4 termohon Eksekusi, di antaranya pihak PTP. Mitra Ogan yang berkantor di Desa Karang Dapo, Kabupaten OKU.

Diketahui pada 22 Januari 2018 lalu, salah seorang penggugat warga Peninjauan, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU atas nama A. Saibi pernah melayangkan surat Kepada Presiden RI yang isinya terkait dalam kasus sengketa lahan dimaksud.

Kemudian warga berhasil memenangkan gugatan Perdata terhadap PT. Perkebunan Kelapa Sawit Milik Mitra Ogan seluas 43,25 Hektar yang telah dikuasai oleh PTP. Mitra Ogan sejak tahun 1989, dimana Mahkamah Agung telah memenangkan proses Kasasi dengan Putusan No. 1877/K/PDT/208 tanggal 11 Juni 2009.

Dalam Kasasi tersebut menegaskan bahwa pihak tergugat PTP. Mitra Ogan diharuskan membayar ganti rugi sebesar Rp. 6,7 Miliar atas kerugian penggugat diatas lahan sengketa, yang total keseluruhan luasnya sekitar 448,25 Hektar tersebut.

Sedangkan sebelumnya pada 24 Agustus 2011, penggugat juga telah memenangkan proses Peninjauan Kembali (PK) dengan Nomor : 714/PK/PDT/2010, yang menolak proses Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh pihak tergugat yaitu PTP. Mitra Ogan.

Ditambah pada 09 April 2018 adanya surat dari Kementerian Sekretaris Negara Republik Indonesia dengan Nomor : B-1485/Kemensatneg/D-2/DM.05/04/2018 perihal pengaduan Masyarakat, yang ditujukan kepada Ketua Pengadilan Negeri Baturaja.

Isinya, Kementerian Sekretariat Negara telah menerima pengaduan kepada Presiden RI dari pengadu atas nama Saibi, beralamat di Dusun I, Desa Peninjauan, yang intinya pemohon meminta agar Eksekusi Putusan Mahkamah Agung No: 1877/K/PDT/2008 tanggal 11 Juni 2009 agar PTP. Mitra Ogan disegerakan membayar ganti rugi sebesar Rp. 6,7 Miliar atas kerugian penggugat diatas lahan sengketa seluas 448,25 Hektar. ABRAWI – OKU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *