IMG 20210211 WA0007

Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana Mengikuti Video Conference (Vidcon) Launching Program Puspa oleh Gubernur Ridwan Kamil

News
Spread the love

IMG 20210211 WA0007

Buserbhayangkara.com, Karawang – Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana mengikuti video conference (Vidcon) dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam Acara Peresmian Program Puskesmas Terpadu dan Juara atau Puspa di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada awal Pebruari 2021 (1/2). Bupati yang akrab disapa teh Celli tampak menyimak secara saksama apa yang disampaikan Gubernur dalam sambutan launching Puspa tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa Program Puspa ini suatu bentuk inovasi Provinsi Jawa Barat dalam memberdayakan Puskesmas secara optimal untuk percepatan penanganan covid-19.

Program Puspa yang melibatkan tim kolaborasi interprofesi juga pemberdayaan masyarakat dan keterlibatan multisektor dimaksudkan untuk peningkatan kapasitas 3T yakni Tracing, Testing, dan Treatment serta 3M yakni Memakai masker, menjaga jarak, serta Mencuci tangan dengan sabun.

Adapun indikator yang harus dicapai yakni untuk kepatuhan 3M menjadi 80 persen serta target pengujian 1 per 1.000 penduduk. Selain itu, 80 persen kasus positif dilacak kontak eratnya dalam 72 jam dan 90 persen kontak erat melakukan karantina mandiri.

Tim PUSPA ini akan fokus melacak kontak erat. Karena saat ini rasio 1 kasus hanya 4 orang yang berhasil dilacak, seharusnya 1 kasus 30 (kontak erat) terlacak. Selain itu rasio tracing harus dapat meningkat 1:10 atau 1:15.

Tim PUSPA ini nanti 5 orang terdiri dari 3 orang baru dan 2 orang pendamping dari Puskesmas. Saat ini baru 12 kabupetan/kota penerima program tersebut. Ke-12 Kabupaten/Kota tersebut dipilih berdasarkan sejumlah kriteria, antara lain data kasus positif Covid-19 terkonfirmasi, data kasus probable dan kontak erat, hingga data SDM Kesehatan.

“Dengan keterbatasan anggaran, PUSPA baru akan diimplementasikan di 100 Puskesmas yang tersebar di 12 daerah, yaitu Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bandung, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Bandung Barat”, kata Gubernur Ridwan Kamil.

Baca Juga :  Komite Sekolah Dilarang Lakukan Pungutan Apapun Terhadap Murid dan Wali Murid

Ref : kumaedi