BNN kota Mojokerto didampingi Walikota musnahkan barang bukti Narkoba

BNN kota Mojokerto didampingi Walikota musnahkan barang bukti Narkoba

Busernusantara,Mojokerto. BNN kota mojokerto didampingi walikota Mojokerto Ika Puspitasari beserta Kajari Kota Mojokerto Agustinus Heri M, SH.M.Hum, melakukan pemusnahan Barang Bukti (BB) Narkoba yang sudah memiliki putusan pengadilan dan sudah memiliki incrah atau kekuatan hukum tetap, di halaman Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto pada hari Selasa 12-10-2021.

Turut hadir mendampingi Walikota Mojokerto, Sekda Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, Kabag Protokol dan komunikasi pimpinan Hatta Amrulloh. Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, SE mengatakan, hari ini bersama Kajari Kota Mojokerto serta BNN Kota Mojokerto melakukan pemusnahan Barang Bukti yang mayoritas berupa Narkoba. “Kami mengucapkan terimakasih apa yang telah dilakukan oleh Kepolisian, Kejaksaan serta BNN atas upaya yang telah dilakukan bersama dalam memberantas narkoba di Kota Mojokerto,“ ujarnya.

Walikota juga berpesan pada masyarakat, khususnya para orang tua untuk menjaga putra putrinya yang memiliki anak remaja karena Salah pergaulan berpotensi besar bagi generasi muda berdampak penyalahgunaan Narkoba. ”Bagi orang tua yang milki anak remaja, kami harap mengawasi anak-anaknya dalam pergaulan,” ungkapnya.

Pemkot Mojokerto berupaya terus memberikan pemahaman pada masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan Narkoba serta telah mendirikan Kampung Bersinar di daerah Prajurit kulon.
”Pemkot Mojokerto bekerjasama dengan BNN setengah tahun lalu me-launching kampung bersinar singkatan kampung bersih dari Narkoba.” jelasnya.

Ning Ita juga mengatakan, upaya – upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sudah berjalan efektif. SD sampai SMP sudah terbentuk kader anti Narkoba.
“Untuk anak SD – SMP sudah ada wadah untuk kader anti narkoba di masing – masing sekolah, yang sifatnya untuk edukasi pada teman sekolah mereka,“ pungkasnya.

Kajari Kota Mojokerto, Agustinus Heri M, SH.M.Hum, mengatakan pemusnahan BB yang mayoritas Narkoba berasal dari 86 perkara dalam kurun waktu satu tahun yang terjadi di wilayah hukum Kota Mojokerto.
”Barang Bukti yang dimusnahkan terdiri dari 86 perkara Kurun waktu setahun berupa : Narkotika jenis Shabu sebanyak 400,156 gram. Pil Double L sebanyak 9.429 butir, ganja sebanyak 1.388.09 gram, pil ekstasi sebanyak 3 butir, Hp sebanyak 14 unit, dan timbangan elektronik 27 unit,” terangnya.

Dalam ungkapannya kajari juga mengatakan selain memberi kepastian hukum, kegiatan pemusnahan BB jenis Narkoba ini, supaya berefek pada masyarakat. Artinya di Kota Mojokerto ini ternyata peredaran narkoba masih ada, untuk itu para orang tua agar lebih melindungi keluarganya agar tidak sampai menjadi penyalahguna Narkoba.(Tar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *