IMG 20231116 WA00381

Diduga Program Ketahanan Pangan”KETAPANG” Desa Suka Mekar Hanya Hamburkan Anggaran Pemerintah Belaka

Sorot
Spread the love

 

Lebak_Bn Menindak lanjuti pemberitaan sebelumnya terkait Program Ketahanan Pangan (KETAPANG) di Desa Suka Mekar Sari (SKM) Kecamatan Kalanganyar Kabupaten Lebak- Banten ini, di nilai gagal total oleh sejumlah masyarakat setempat, salahsatunya Tokoh Pemuda Ateng.

Banyaknya angka kematian ayam kampung, pada konsep penggemukan yang di laksanakan oleh Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) “SUHERMAN” diduga berawal dari tidak ada keterbukaan kepada sejumlah anggota Kelompok Tani “MEKARJAYA 1” berlokasi di Kampung Jugul,sehingga di duga pembelanja’an bibit ayam asal-asalan, tanpa kompromi terlebih dulu dengan sejumlah anggotanya.

Parahnya lagi kapasitas isi Kandang di kelompok 1 yang seharusnya empat ratus (400) ekor, hingga kini kandang baru di isi duaratus tigapuluh (230) ekor saja.

Menurut keterangan dari “Ateng Tokoh Pemuda setempat, Suherman akan mengganti ayam yang mati melalui PT, pengada’an ayam tersebut, namun sampai sa’at ini tidak ada realisasi,

Jangankan mengganti yang mati, kuota empat ratus ekor pun tidak di penuhi.
Hal ini di sampaika “Ateng Tokoh Pemuda Desa Suka Mekar Sari (SKM) kepada awak media Pada Rabu/15/11/2023.

“Program Ketapang di desa Kami saya nilai gagal total kang, karena khususnya pada kandang Kelompok Tani 1 di Kampung Jugul harusnya di isi empatratus ekor, sampai hari ini, baru di isi duaratus tigapuluh (230) ekor,” Ungkap Ateng.

“Dari duaratus tigapuluh ekor itu, belum di potong angka kematian yang sangat banyak hingga ratusan, pokoknya,program ini jelas hanya di manfa’atkan oleh oknum tidak bertanggungjawab saja, tidak ada niatan untuk mengembangkan Program Ketahanan Pangan untuk anggota kelompok dan masyarakat setempat,”Tandasnya.

Baca Juga :  APH TERKESAN TUTUP MATA TERHADAP MARAKNYA PENAMBANGAN ILLEGAL di SEPAJANG SUNGAI DAN PULAU KIYANAk

“Ngomongnya ketua TPK akan meminta ganti ke pihak PT, yang menyuplai ayam tersebut, tapi boro-boro ganti yang mati, kewajiban yang empat ratus ekor aja belum tercukupi, pertanya’an saya di kemanakan anggaran pemerintah yang jumlahnya ratusan juta,”Tegas Ateng.

“Saya mewakili masyarakat berharap agar Ketua TPK bertanggungjm jawab,”pungkasnya.

Namun sangat di sayangkan beberapa kali awak media menghubungi TPK via chat WhatsApp, tidak pernah mendapat respon.

Kontributor_Lebak
Jurnalis : Heru kz