IMG 20220315 WA0135

Dituding Lakukan Kebohongan Masa BPP Geruduk Gedung DPRD Lebak

Kabar Daerah
Spread the love

 

Lebak,Busernusantara.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Kabupaten Lebak, kembali didatangi ratusan massa yang tergabung dalam Organisasi masyarakat Badak Banten Perjuangan (BBP). Selasa (15/03/2022 ).

Hal ini dilakukan karena adanya dugaan rekayasa terkait penutupan tambak udang di Lebak selatan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD.

Baca Juga :  Peringati Hari Ibu, Polwan Polresta Denpasar Kunjungi Panti Jompo

Dalam keterangannya seusai aksi ketua DPC BBP mengatakan semula dirinya mengapresiasi langkah yang dilakukan anggota DPRD,namun setelah ditinjau dirinya merasa ada rekayasa terkait penutupan tersebut.

“Semula kita apresiasi dengan langkah wakil kita yang langsung bereaksi menutup tambak udang yang diduga tak berijin dan kangkangi garis sepadan pantai sesuai yang kita pinta, tapi pada kenyataannya dari pantauan kita, perusahaan tambak udang itu masih beroperasi dan garis sepadan pantaipun tidak dilakukan pembenahan” tuding Erot.

Baca Juga :  Harkitnas Paska Pandemi, Ajang Kebangkitan Prestasi Civitas STIKOSA – AWS

Selain itu Erot menuturkan jika belum ada tindakan tegas dirinya beserta organisasi yang dipimpinnya akan terus melakukan aksi lebih besar.

“Kita akan pantau terus dan kalau memang anggota dewan yang terhormat tidak mampu? Maka BBP akan melakukan swiping dan akan terus menyuarakan dengan kembali lakukan aksi demo yang lebih besar, sampai mereka mau membenahi segala sesuatunya” tandas Erot

Hal serupa pun diungkapkan salah satu perwakilan anak cabang BPP kecamatan Sobang yang juga ikut berorasi, Felix menuntut DPRD Lebak tidak main-main terkait penutupan tambak udang di Lebak selatan.

“Bagi saya sudah jelas apa yang diungkapkan ketua kami,DPRD tidak main-main dan harus tegas terkait penutupan tambak udang itu” tegas Felix

Pantauan dari titik aksi terlihat ratusan masa berkumpul dan berorasi dengan sesekali menyanyikan lagu kondang Iwan Fals yaitu bongkar dan Wakil Rakyat.

Ref. Dani Saeputra