IMG 20220725 WA0051

KRL Tujuan Rangkasbitung Mendadak Terhenti Para Penumpang Jalan Kaki Hingga 1 Kilometer

News
Spread the love

 

Lebak,Buser Nusantara- Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Rangkasbitung mendadak terhenti dalam perjalanan menuju Stasiun Rangkasbitung. Akibatnya penumpang tertahan di dalam gerbong dengan kondisi listrik dan pendingin udara mati.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Penuturan penumpang, rangkaian KRL berhenti sekitar satu kilometer menuju Stasiun Rangkasbitung.

Penumpang mengira awalnya kereta terhenti karena menunggu sinyal masuk stasiun.

“Biasanya memang berhenti di sana, tapi ini lama sekali, ditunggu 15 menit sampai setengah jam gak jalan-jalan juga,” kata salah seorang penumpang (23/7/2022).

Satu jam kemudian, sambungnya, belum ada tanda-tanda kereta akan jalan. Selain itu tidak ada pengumuman dari petugas.

Hingga akhirnya penumpang dari gerbong belakang merangsek ke gerbong wanita mencari masinis untuk menanyakan penyebab kereta terhenti.

“Petugas bilang ada gangguan sinyal. Kondisi di dalam kereta sudah pengap, anak-anak nangis karena panas, banyak yang kebelet pengin buang air,” katanya

Menurut keterangan para penumpang mengatakan,penumpang tidak boleh keluar dari kereta, namun diperbolehkan buka jendela.

“Tapi para lelaki ngotot minta turun, ingin jalan kaki saja ke Stasiun, akhirnya setelah debat diperbolehkan dengan syarat tap out dulu ke Stasiun Rangkasbitung,” beber dia.

Para penumpang kemudian turun dari rangkaian KRL sekitar pukul 17.30 WIB dan jalan kaki ke Stasiun Rangkasbitung sekitar 1 kilometer.

Para penumpang termasuk perempuan, anak-anak jalan kaki ke stasiun menyusuri rel.

Penumpang lain, sempat resah saat terjebak di dalam KRL. Pasalnya banyak penumpang hendak melanjutkan perjalanan ke Serang menggunakan KA lokal dengan transit di Stasiun Rangkasbitung.

Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter, Leza Arlan mengungkapkan, perjalanan KRL terhenti karena ada kendala teknis Listrik Aliran Atas (LAA) pada lintas Citeras–Rangkasbitung.

Baca Juga :  Pangdam I/Bukit Barisan Kunjungan Kerja di Polda Kepri

Proses perbaikan kendala tersebut selesai pukul 17.38 WIB. Setelah itu perjalanan kembali normal.

“KAI Commuter memohon maaf atas kendala perjalanan KRL yang sempat terjadi pada Sabtu Sore (23/7) sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Leza.