IMG 20231031 WA0073

Penggantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Wangunjaya Kecamatan Cigemblong Lebak Dinilai Lemah Pengawasan

Sorot
Spread the love

 

Lebak_BN Diduga Penggantian Antar Waktu (PAW) kepala Desa Wangunjaya Kecamatan Cigemblong Kabupaten Lebak_Banten ricuh akibat calon no urut 1 inisial M memaksa hak pilih menerima uang sebesar Rp 1000.000 (Satu Juta Rupiah) Perkepala atau perorangan yang berjumlah hak pilih sebanyak 61 orang,mereka di suap merata oleh pihak oknum calon kepala desa PAW no urut 1 inisial M,

Menurut keterangan beberapa saksi di kampung jamrut semua rata menerima uang dari calon no urut 1,saya juga sempet di tawari. Oleh pelaku yaitu oknum calon no urut 1 yang saat ini terpilih saat ini menurut saksi,

Dengan kejadian ini sekjen Naga Harapan Bangsa (NHB) Bastian Mazazi angkat bicara soal suap menyuap hak pilih,menurutnya ini sudah melanggar ketentuan demokrasi yang semestinya netral memilih pilihannya masing-masing,namun ini sangat di sayangkan,pelaku harus bertanggung jawab sesuai undang-undang yang berlaku dengan bunyi ;

Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 1 tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur Bupati dan Walikota, memberikan sanksi bagi politik uang atau suap. Dalam pasal 187 ayat (1) ditegaskan mengenai sanksi pidana bagi pemberi dan penerima yaitu sanksi penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 6 tahun dan denda paling sedikit 200 juta dan paling banyak 1 milyar.

Sama juga hal nya dengan pemilihan kepala Desa jika ditemukan kecurangan suap menyuap hak pilih, perlu di tindak tegas oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dan bagi pelaku harus bertanggung jawab dihadapan Hukum sesuai aturan perundangan-undangan yang berlaku saat ini,

Kami selaku tim kontrol sosial meminta dinas DPMD Kabupaten Lebak buka mata dan bersuara secara transparan di publik

Baca Juga :  1.697 Pasangan di Lamongan Menikah di Bulan Syawal 1443 H, Terbanyak Kecamatan Babat

Di tempat terpisah : Dede selaku calon Penggantian Antar Waktu (PAW) no urut 3,meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera menindak tegas atas perilaku yang saat ini menjadi Boomerang masyarakat kampung jamrut, dan saya merasa sangat Kecewa dengan kejadian ini karena masyarakat yang begitu awam menjadi korban intimidasi oknum nomor 1 Ujarnya pada hari Selasa (31/10 2023)

Kontributor_Lebak
Jurnalis : Heru kz