Proyek pembangunan Plat Deker mengunakan Sumber Dana APBD tidak dicantumkan PAGU dana nya

Proyek pembangunan Plat Deker mengunakan Sumber Dana APBD tidak dicantumkan PAGU dana nya

Bangka tengah. Busernusantara.com
Pembangunan infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini mensyaratkan adanya feedback atau umpan balik dari semua elemen masyarakat yang ada untuk mengontrolnya.

Bagaimana tidak, reformasi dan desentralisasi dibuat berdasarkan harapan untuk mengurangi korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di segala sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Terkait dengan tujuan tersebut, salah satu peraturan yang diterapkan adalah wajibnya pemasangan papan nama pengumuman oleh para pelaksana proyek, sesuai dengan prinsip transparansi anggaran.

Transparansi anggaran sudah menjadi keharusan dilaksanakan pemerintah dalam menjalankan program kerjanya. Dimulai sejak awal sampai akhir sebuah proyek yang dilaksanakan pemerintah. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan tender, sampai pelaksanaan proyek.

Aturan tersebut sudah jelas tertera dalam UU No. 14 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. Selain UU KIP, ada beberapa aturan lain yang mempertegas tentang transparansi pelaksanaan program pemerintah.

Seperti Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (Permen PU 29/2006) dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan (Permen PU 12/2014).

Adapun secara teknis, aturan tentang pemasangan papan pengumuman proyek biasanya diatur lebih detail. Berarti jika di lapangan terdapat sebuah proyek yang tidak menyertakan papan pengumuman proyek, sudah jelas menabrak aturan.

Meskipun biaya pembuatan dan pemasangan papan kegiatan proyek sudah masuk dalam Rancangan Anggaran Belanja ( RAB ),
Jumat 9/7/2021

Seperti yang terlihat di pengerjaan proyek Plat Deker di jalan pangkol – belilik kecamatan Namang, Bangka tengah Terhitung dimulai pengerjaan 30 hari kerja tersbut ( sewa kelola DPU TRP ) APBD tahun 2021 tersbut yang Masih dalam proses pengerjaan di duga tidak terlihat di papan proyek sewa kelola tersebut dituliskan berapa nilai dana pengerjaan tersebut. pengerjaanya terlihat d lpangan para pekerja tersebut .

Saat dimintai konfirmasi terkait adanya Plang Papan proyek yang tidak di tuliskan sumber dana tersebut . Kabid Bina Marga Dinas PUPR Bangka tengah Yusup Khoirudin menjawab terimksih informasinya insyaallah papan proyeknya akan diganti dengan ada pagu anggaran nya

Puskominfo Indonesia

Ref. Ramon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *