PT. Supra Bara Energy (SBE) yang masuk Penggusuran Tanah di areal kebunnya

PT. Supra Bara Energy (SBE) yang masuk Penggusuran Tanah di areal kebunnya

infokriminal.com (BERAU) – Abdul Rahman telah melakukan pemortalan aktivitas/kegiatan Penggusuran Tanah PT. Supra Bara Energy (SBE). Pada hari Senin 04/04/2021 sekitar pukul 09 : 00 Wita. Yang bertempat di sekitar Jl. Menuju Labanan 700 M. Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau.

Sebelum melakukan Pemortalan kegiatan PT. Supra Bara Energy (SBE). Abdul Rahman sudah menyampaikan Surat Pemberitahuan ke pihak perusahaan PT. Supra Bara Energy (SBE) dan ditembuskan ke Polres Resor Berau dan instansi terkait.” Jelasnya Abdul Rahman.

Pemortalan kegiatan/pemberhentian Penggusuran Tanah PT.Supra Bara Energy (SBE) hanya yang masuk di areal tanah Abdul Rahman saja. Yang luasnya kurang lebih 10 Ha.

Sebelumnya Abdul Rahman dan Tim Penerima Kuasanya dan awak Media telah melakukan investigasi Lapangan terkait kegiatan PT. Supra Bara Energy (SBE). Pada hari Rabu (21/03/21). Sekitar pukul 11 : 00 Wita.

Berdasarkan hasil temuanĀ  investigasi dilapangan terkait akitivitas/kegiatan perusahaan PT. Supra Bara Energy (SBE) dari luas tanah 10 Hektar.

“PT. Supra Bara Energy (SBE) sudah merusak seratus persen tanah dan tanaman tumbuh saya yang jumlahnya ratusan pohon.” Ungkap Abdul Rahman.

Lanjutnya, masih di hari dan tanggal yang sama Tim Kuasa Abdul Rahman dan awak media melakukan konfirmasi ke kantor kecamatan Teluk Bayur terkait permasalahan penyelesaian pembayaran pembebasan lahan/tanah Abdul Rahman.

“Camat Teluk Bayur mengatakan siap melakukan mediasi dan mau memfasilsitasi pihak perusahaan dengan Abdul Rahman. Kemudian Camat teluk bayur juga mengatakan bahwasanya akan menyurati pihak perusahaan PT. Supra Bara Energy (SBE).” Kata Camat Teluk Bayur.

“Pada hari Sabtu 24/03/2021 muncul bahasa Camat Teluk Bayur mengatakan “Menuntut saja di Pengadilan.” Ungkap Abdul Rahman.

“Pada hari Senin 01/04/2021. Tim Kuasa Abdul Rahman dan awak Media telah melakukan pertemuan dengan Ibu Nengsi selaku manager lapangan pihak perusahaan PT. Supra Bara Energy (SBE).”

Saat pertemuan, dengan pihak perusahaan PT. Supra Bara Energy (SBE) yang di wakili Ibu Nengsi selaku Manager Lapangan. Mengatakan mau menyelesaikan dan meminta pihak Abdul Rahman menghitung tanamam tumbuhnya yang di rusak untuk kemudian di ajukan ke management perusahaan pusat.

“Lanjutnya, Ibu Nengsi mengatakan saya tidak bisa mengambil keputusan terkait permasalahan ini, karena yang bisa mengambil keputusan terkait permasalahan ini adalah managament pimpinan perusahaan di pusat.” Katanya.

“Namun setelah pertemuan tersebut kontak Ibu Nengsi tidak aktif dan tidak ada konfirmasi/respon lebih lanjut terkait pembahasan pertemuan sebelumnya.” Terangnya Tim Kuasa Abdul Rahman.

“Abdul Rahman menuturkan bahwa pemortalan/pemberhentian kegiatan penggusuran tanah perusahaan PT. Supra Bara Energy (SBE) yang masuk di Areal kebun saya adalah langkah yang tepat saat ini.” Tegasnya.

“Upaya ini di lakukan agar pihak perusahaan cepat merespon dan serius menanggapi terkait kebun dan tanaman tumbuh yang sudah di rusak total PT. Supra Bara Energy (SBE).” Pungkas Abdul Rahman.

“Yang sampai saat ini tidak ada titik terang atau kejelasan terkait pembayaran pembebasan kebun milik saya.” Jelas Abdul Rahman.

“Tim kuasa Abdul Rahman mengatakan kami sudah melakukan langkah” secara kekeluargaan dan mediasi di Polres Berau dengan perwakilan pihak perusahaan PT. Supra Bara Energy (SBE). Namun tidak ada juga keputusan atau penyelesaian yang jelas terkait pembayaran pembebasan kebun dan tanaman tumbuh yang sudah di rusak oleh PT. Supra Bara Energy (SBE).” Terangnya.

“Lanjutnya, tim Kuasa Abdul Rahman menegaskan akan mengambil langkah upaya hukum karena tidak adanya penyelesaian terkait pembayaran pembebasan kebun dan tanam tumbuh milik Abdul Rahman.” Tutupnya.

Sumber : Abdul Rahman dan hasil temuan investigasi lapangan Tim Kuasa

Penulis : Rizaldi
Anggota Puskominfo Berau

Dokumentasi Photo : Andika
(Wartawan : Puskominfo infokriminal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *