IMG 20220608 WA0062

Salah Satu Pelajar SMKN 1 Rangkasbitung Di Keroyok Siswa Lain Hingga Berdarah

News
Spread the love

 

Busernusantara.com Lebak. Miris seorang pelajar SMKN 1 Rangkasbitung menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh oknum pelajar SMK PGRI ,belum diketahui penyebab aksi pengeroyokan kepada siswa SMK tersebut.

Insiden tersebut terjadi di jalan Otto Iskandar Dinata,Desa Cijoro Pasir Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (08/06/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut keterangan saksi yang sedang berada disekitar jalan Otto Iskandar Dinata,aksi tersebut dilakukan oleh beberapa siswa yang tidak diketahui identitasnya langsung menghampiri korban dan melakukan pemukulan dengan membabi buta.

“Anak-anaknya banyak langsung mukuli korban dengan membabi buta” ungkap Oji

Menurut Oji warga desa Cijoro kecamatan Rangkasbitung tersebut dirinya sedang berada didalam rumah saat kejadian, setelah melihat ada pengoryokan yang dilakukan siswa sekolah dirinya langsung keluar menghampiri mereka untuk melerai.

“Jadi pengeroyok lebih dari delapan orang, ketika saya keluar saya langsung melerai dan korbannya pelipis matanya sudah bersimbah darah,” ujarnya.

Oji mengungkapkan saat dirinya melerai semua pelaku langsung berpergian dan warga sekitar serta teman dari korban langsung membawa korban ke Puskesmas Rangkasbitung.

Sementara korban langsung dibawa ke Puskesmas Rangkasbitung karena luka di pelipis mata yang dideritnya, menuru pegawai Puskesmas siswa tersebut dilakukan penjahitan karena lukanya cukup parah pada pelipis mata sebelah kanannya.

“Langsung di jahit, lima jahitan pada pelipis matanya,karena mengalami luka sobek seperti kena benda tajam, saat ini untuk korban sudah pulang,” katanya saat ditemui Busernusantara.com di Puskesmas.

Menurut keterangan salah satu temannya,korban sempat dikejar oleh beberapa pelaku yang kemudian dikoroyok hingga sobek dipelipis matanya.

(Kontributor Lebak)
Rep: Babang Idan
Editor : Zaenal

Baca Juga :  Berdukacita Atas Wafatnya Syafii Maarif, Yusril: Saya Pribadi Berhutang Budi kepada Buya