IMG 20220419 WA0034

Sial, Sabu Belum laku dijual Pria Parubaya diringkus Satnarkoba Polrestabes Surabaya

Hukum & Kriminal
Spread the love

 

Busernusantara.com, Surabaya – Lagi dan lagi tak pernah lelah Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dalam mengungkap kasus tindak pidana penyalahguna narkoba,tanpa pandang bulu dengan gercap Satresnarkoba mengungkap kasus peredaran Narkoba.

Peredaran Narkotika jenis Sabu di Surabaya semakin hari semakin menjadi, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil mengagalkan peredaran Narkotika yang ada di Surabaya. Polisi mengamankan Tersangka Lelaki parubaya bernama HF, usia 49 tahun, warga Jalan joyoboyo, Surabaya

IMG 20220419 WA0035

Baca Juga :  Pengakuan Ayah di Makassar Tega Bunuh Anak Kandungnya Pakai Balok

HF diringkus pada Selasa, tanggal 22 Maret 2022 sekitar pukul 10.30 WIB di samping pom bensin Jl. Kedung Cowek Surabaya

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri SH., S.I.K., M.H., yang didampingi Wakasat Narkoba Kompol Dodi Pratama menjelaskan kepada awak media bahwa, telah dilakukan penangkapan terhadap Tersangka dan dilakukan penggeledahan namun tidak ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu tersebut,tidak bethenti disitu Petugas menggeledah langsung di tempat tinggal pelaku.

“Petugas tidak mau kecolongantersangka langsung digiring ke tempat kosnya di Jalan Joyoboyo Timur dan benar saja Petugas berhasil menemukan barang bukti tersebut dari tangan tersangka berupa, 22 (dua puluh dua) poket plastik transparan yang berisi Narkotika jenis Sabu dengan berat kotor total yaitu 35 gram beserta bungkusnya, 1 (satu) buku catatan penjualan keluar dan masuk Narkotika jenis sabu, 7 (tujuh) bendel klip plastik transparan, 1 (satu) buah timbangan elektrik warna hitam warnah abu-abu, 1 (satu) buah bungkus kain warna putih, 1 (satu) bungkus plastik warna coklat, 1 (satu) buah kotak kotak besi warna hitam, 1 (satu) buah sendok plastic, Uang tunai Rp. 3.475.000,- (tiga juta empat ratus tujuh pulah lima ribu rupiah), 1 (satu) buah HP Oppo warna hitam beserta simcardnya”. Ujar Daniel, Senin 18 April 2022.

Baca Juga :  Bareskrim Musnahkan Ratusan Kilogram Narkoba Kasus 3 Jaringan Internasional.

Tersangka mengakui bahwa mendapatkan barang bukti berupa 22 (dua puluh dua) poket plastik transparan yang berisi Narkotika jenis Sabu dengan berat yaitu 35 gram beserta bungkusnya tersebut dari membeli ke Bandar Narkoba berinisial DR sekitar akhir bulan Februari tahun 2022 sekira pukul 15.30 Wib diranjau di pinggir jalan Krian Sidoarjo.

” Tersangka juga menerangkan bahwa asalnya sebanyak 1 (satu) poket seberat + 35 (tiga puluh lima) gram seharga Rp. 28.000.000,- (dua puluh delapan juta rupiah) dan baru dibayar sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) secara transfer ke rekening sodara DR”. Imbuhnya.

Tersangka menjelaskan bahwa dari 1 (satu) poket seberat + 35 (tiga puluh lima) gram tersebut kemudian dibagi menjadi 22 poket yang rencananya akan dijual kembali secara ecer atau perpocket dengan beberapa keuntungan yang besar dan untuk saat ini paket sabu yang sudah di bagi menjadi beberapa poket dan siap untuk dijual belum ada yang laku terjual.

Selanjutnya Tersangka HF menerangkan bahwa sudah tidak hanya satu kali membeli narkoba dari saudara DR lebih tepatnya sudah 4 (empat) kali membeli sabu dari Saudara DR untuk dijual kembali dan mendapatkan keuntungan Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) per gramnya atau persatu poketnya.

“Kini tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) subs. Pasal 112 Ayat (2) UU. RI. No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika, menyatakan bahwa setiap orang tanpa hak ataupun sudah melawan hukum menawarkan, menjual, membeli, menerima ataupun menjadi perantara bahkan menukar menyerahkan narkotika golongan I akan memperoleh pidana seumur hidup atau minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun. (Bram)