Tabrakan Beruntun di Jalan Raya. 1 Meninggal Dunia, 1 Luka Berat, 2 Luka Ringan

Tabrakan Beruntun di Jalan Raya. 1 Meninggal Dunia, 1 Luka Berat, 2 Luka Ringan

 

Bangka tengah – Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) beruntun naas terjadi di Jalan Listrik Kelurahan Koba, akibatnya 1 orang meninggal dunia 1 orang lagi luka berat dan 2 orangnya lagi luka ringan.

Peristiwa naas itu terjadi pada Rabu (21/7) sekira pukul 12.05 wib. Informasi yang di himpun, saat itu melaju sepeda motor supra X dikendarai Fino berboncengan dengan Nando melaju dari arah Kelurahan Koba menuju Kelurahan Simpang perlang. Tiba-tiba dari arah belakang melaju sepeda motor yamaha mio warna hijau dengan nomor polisi BN 8976 HE dikendarai Pitriyadi menyalip sepeda motor yang di kendarai Fino.

Saat menyalip itu, kemudian dari arah berlawanan melaju sepeda motor yamaha Jupiter MX warna ungu tanpa plat nomor polisi yang dikendarai Dirga. Lantaran jaraknya terlalu dekat, terjadilah tabrakan antara sepeda motor yamaha mio warna hijau dengan yamaha jupiter mx warna ungu.

Tabrakan kedua motor itupun berimbas kepada motor lainnya, yakni motor supra x yang dikendarai Fino bersama rekannya. Akibat tabrakan beruntun itu, Pitriyadi pengendara sepeda motor mio warna hijau langsung tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara Dirga mengalami luka berat dan Fino bersama rekannya hanya menderita luka ringan.

Kapolres Bangka Tengah (Bateng), AKBP Slamet Ady purnomo.SH. SIK.MH. melalui Kasatlantas Polres Bateng, IPTU Ellen caroline membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya saat ini tengah memintai keterangan saksi mata, dan mengamankan barang bukti berupa 3 unit sepeda motor terlibat Lakalantas.

“Hasil olah TKP sementara, Lakalantas terjadi setelah sepedea motor yamaha MX warna ungu bertabrakan dengan sepeda motor yamaha mio hijau. Akibat tabrakan itu, merembet kepengedara lainnya yakni sepeda motor honda supra X. Buntut peristiwa itu, satu orang meninggal dunia di TKP, satunya lagi luka berat dan 2 orang lagi luka ringan,” ungkap Ellen.

Ellen mengakui belum menetapkan tersangka, karena saat ini pihaknya masih memintai keterangan saksi dan olah TKP lebih lanjut. (RN)

Puskominfo Indonesia

Ref : Ramon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *