Tidak Ada Jembatan Seorang Ibu Yang Hendak Melahirkan Terpaksa Di Angkut Eskavator

Tidak Ada Jembatan Seorang Ibu Yang Hendak Melahirkan Terpaksa Di Angkut Eskavator

Lebak.Busernusantara.com. Miris seorang ibu yang hendak melahirkan harus menaiki alat berat yang biasa dipakai mengeruk bebatuan yang ada di sungai ciberang kampung muara kecamatan lebak gedong. Selasa (11/08/2021)

Siti warga Ciladaeun kecamatan Lebak gedong harus merasakan ketakutan yang luar biasa, saat akan melahirkan karena harus menaiki Eskavator untuk menyebrangi sungai Ciberang yang jembatannya putus sejak banjir bandang tahun lalu.

Akibat belum terealisasinya pembangunan jembatan tersebut warga terpaksa membuat jembatan sementara namun jembatan sementara tersebut sering putus dikala banjir kembali datang karena jembatan berada satu meter dari permukaan air.

Kepada wartawan busernusantara.com, Asep 35 Tahun Penyebrang jembatan yang kebetulan membantu evakuasi Siti membenarkan kejadian tersebut.

“Ya saya merasa terharu sekaligus khawatir dengan kejadian itu, tidak bisa membayangkan kalau saja Siti jatuh saat mau menyebrang dengan eskavator” Ujarnya

Lanjut Asep “Namun walaupun demikian beruntung Siti selamat, mungkin sudah nasib Siti harus melahirkan diantar Beko (eskavator) Tutupnya

Di tempat terpisah Aktifis Sosial Dinamika Rakyat, Apip Very menyayangkan kejadian tersebut, dan berharap kepada pemerintah khususnya pemerintah Provinsi agar lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat,dan harus disegerakannya pembangunan jembatan tersebut

“Saya berharap dan ingatkan pemerintah jangan menunggu korban, jembatan ini harus segera dibangun karena jembatan ini satu-satunya akses yang harus dilewati masyarakat kecamatan lebak gedong dan sekitarnya” Tegasnya

Ref. Ridwan
Editor.Zainal

Busernusantara.com
-Puskominfo Indonesia-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *