Utang piutang Berbuntut penganiayaan wanita hamil yang di lakukan perwira polisi ,

Utang piutang Berbuntut penganiayaan wanita hamil yang di lakukan perwira polisi ,

 

Kota Bogor
Busernusantara com

IYT, Seorang perwira polisi yang berkantor di polres kabupaten Bogor Cibinong tega aniaya wanita yang sedang hamil akibat terlambat membayar utang nya,

LDS Korban yang di dampingi suaminya Menceritakan kepada awak media Buser Nusantara com pada Rabu 21/07/2021,di polreta kota Bogor berawal dari perkenalanya kepada security Taspen pada saat itu korban (LDP) sedang mangajukan pinjaman kepada neneknya,

Korban dan Security Taspen atas nama supriayadi saling bertukar no w,a,dan di luar kepengurusan Pinjaman buat neneknya ,korban juga ingin meminjam uang pribadi buat usaha yang di tekuninyq semenjak dua tahun silam ,lalu korban menanyakan security Taspen tersebut dan,mempkenalkan sahabat atau temannya kepada korban ,yaitu salah satu perwira polisi atas nama SDR (IYT),lalu memberi pinjaman kepada korban sebesar 23 juta ,dengan cara 3juta rupiah /bulan untuk pembayarannya dan suda berjalan selama beberapa bulan dan total pengembaliannya korban suda membayar utang tersebut sebesar 9juta rupiah ,namun ketika covid sedang meraja lelah dan PPKM di perlakukan di wilayah kota dan kabupaten Bogor,korban tidak bisa lagi menepati janji atau kesepakatan yang di buat sama pihak tersangka dan korban ,sampai akhirnya terjadilah kemacetan dan keterlambatan pembayaran ,

Berawal dari itulah tersangka menemuin saudara,Supriyadi dan mengajak saudara Supriyadi untuk menemuin korban ,korban yang saat. Itu sedang berada di rumah saudaranya di mengabendung kabupaten Bogor puncak di jemput sama saudara Supriyadi,saat itu korban di bawa ke Rumah Tersangka (IYT) ,dan begitu nyampai di depan rumahnya tersangka (IYT) langsung menganiaya korban (LDP) yang sedang hamil ,dan korban mengalami traumah dan sakit di kepala akibat pukulan dan tendangan saudara (IYT) seorang perwira polisi tersebut ,

Suami korban yang mengetahui kejadian tersebut tidak terimah dengan perlakuan seorang perwira polisi yang menganiayah istrinya ,dan saat itu juga korban di dampingi suaminya dan pengacara untuk buat laporan ke propam,polres kabupaten Cibinong Bogor ,namun tidak ada tindakan ,

Hingga korban yang di dampingi pegacaranya Rudy Mustafa ,SH ,dan farel Junius Simatupang SH ,yang berkantor di
Damianus – Paul & partners di jln ,bincarung, raya no 10,Tanah sareal kota Bogor ,

mencoba untuk melaporkan masalah ini ke pihak Jatanras polres kota Bogor dan saat ini kasus ini masi berjalan dan di tangani unit Jatanras kota Bogor ,korban dan pengacara korban berharap kasus ini di tindak lanjuti sesuai kesalahan perlakuan seorang perwira polisi yang seharusnya mengayomi bukan menendang warga ,apalagi wanita hamil,tuturnya,

Tindakan yang saat ini sedang di tempuh ,visum dan pelaporan keprovam polres kabupaten Bogor no kode etik dan pelaporan ke Reskrim Polresta Bogor no tindak pidana umum,

Bentuk penganiayaan ,
1,perampasan kendaraan
2,Penghinaan ,
3,pengancaman dan interpensi terhadap korban ,

Kota Bogor
Buser Nusantara.com,

Ref- RT Reman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *