IMG 20220424 WA0062

Wasekjen Kajian Strategis DPP KNPI dan Pengurus KMB Provinsi angkat Bicara Terkait MUSDA

News
Spread the love

 

Lebak I Busernusantara.com- Wasekjen Kajian Strategis DPP KNPI Abdau Zarkasih Menanggapi isu yang beredar adanya Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi yang akan di gelar pada tanggal 30 april 2022 mendatang, Abdau tidak membenarkan terkait isu tersebut. Ia menegaskan DPD KNPI Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Ali Hanafiah dan Sekjen Ishak Newton akan di selenggarakan pada bulan Juli mendatang.

Ia juga mengajak semua OKP dan semua pemuda provinsi banten agar tetap solid mendukung dan mensukseskan musyawarah daerah pada bulan Juli 2022.

Baca Juga :  Anggota Komisi III DPR RI Minta Oknum Polisi di Malut Dihukum Maksimal dan Dipecat

Ia mengatakan fenomena dualisme kepengurusan KNPI yang terjadi di provinsi banten tidak perlu terjadi karena hanya akan memecah belah organisasi, oleh karena itu Abdau Zarkasih menolak adanya Musyawarah Daerah KNPI pada Tanggal 30 April 2022.

Hal yang sama ditegaskan Wakil Ketua Kaukus Muda Banten Bidang Kepemudaan, Romi Romdana menegaskan siapapun yang ingin maju sebagai ketua ataupun pengurus KNPI periode selanjutnya di persilahkan berkompetisi pada Musyawarah Daerah nanti.

Baca Juga :  Grab Bersama Kemenhub dan Polda Metro Jaya Luncurkan GrabWheels Sebagai Solusi Mobilitas Ramah Lingkungan

“Silahkan maju dan berkompetisi dalam Musda dengan kepengurusan yang sah, bukannya membuat Musda tandingan,” jelasnya.

Ia menegaskan marwah KNPI harus tetap dijaga bersama-sama tanpa merusak keorganisasian dengan mengadakan musyawarah tandingan yang hanya akan menimbulkan perpecahan antar sesama anggota dan kepengurusan, apalagi ditunggangi kepentingan kelompok tertentu atau politik.

Romi juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak mengakomodir Musda KNPI tgl 30 April 2022 yang akan dibuat pihak tertentu, Ia menyarankan dibulan suci ramadhan baiknya di isi dengan nilai-nilai keagamaan bukan malah menimbulkan perpecahan.

Kontributor Lebak

Ref: Dani Saeputra & Heru KZ
Editor: Zainal